Sekapur Sirih — Profil BNKP

Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) tumbuh atas kuasa Roh Kudus oleh pelayanan pemberitaan Injil sejak tanggal 27 September 1865, melalui Ernest Ludwig Denninger dan para misionaris utusan Rheinische Missions-Gesellschaft (RMG), Jerman. Tahun 1971 menjadi Vereinigte-Evangelische Mission (VEM) - sekarang United Evangelical Mission (UEM); serta dari para utusan Nederlands Luthers Genootschap voor In-en Uitwendige Zending dari Negeri Belanda, melayani pemberitaan Injil di Pulau-pulau Batu sejak tanggal 25 Februari 1889, dari para pemberita Injil Ono Niha. 

Melalui Persidangan Sinode pertama pada tanggal 8-11 November 1936 di Gunungsitoli, gereja Tuhan di Pulau Nias dan pulau-pulau sekitarnya berdiri dengan resmi sebagai satu sinode dengan nama Banua Niha Keriso Protestan  yang mendapat penetapan pemerintah RI tahun 1938, tercatat dalam lembaran negara No. 138 YO.14 Desember 1948 No. 1857/18/AK/48. Sedangkan gereja Tuhan di pulau-pulau Batu juga bertumbuh dan melembaga menjadi Banua Keriso Protestan (BKP), yang kemudian menjadi satu dengan BNKP pada Persidangan Sinode ke-25/1960 BNKP yang berlangsung di Ombolata.

Kantor sinode BNKP berada di Jalan Soekarno No 22 Kota Gunungsitoli, propinsi Sumatera Utara, melayani di wilayah pulau Nias, daratan Sumatera (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Palembang, dan Lampung), di Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur). Data keanggotaan dan pelayan dapat dilihat pada tabel berikut:

Jumlah warga jemaat : 486.802 jiwa
Jumlah Jemaat : 1.089 buah
Jumlah Pos Pelayanan : 102 buah
Jumlah Resort yang dipimpin oleh Praeses/Plt : 58 Resort
Jumlah Pendeta : 514
Jumlah Guru Jemaat : 691 orang
Jumlah Vikar : 68 orang

Sebagai gereja yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, BNKP mengakui bahwa gereja dan negara memiliki kewenangan masing-masing yang tidak boleh mengintervensi satu dengan yang lainnya; namun keduanya merupakan dua lembaga dengan prinsip kemitra-sejajaran yang saling menghormati, saling mengingatkan dan saling membantu.

BNKP turut serta di dalam gerakan oikumene sebagaimana terwujud di dalam keikut-sertaan menjadi pendiri/anggota DGI (PGI sekarang), DGI Aceh-Sumut (PGI-Wilayah sekarang), dan ikut menjadi anggota: Christian Conference of Asia (CCA), United Evangelical Mission (UEM), Lutheran World Federation (LWF), dan World Council of Churches (WCC), serta persekutuan oikumene lainnya.