Pertemuan Para Pimpinan Sinode Gereja di Nias dengan Pimpinan LAI Perwakilan Medan dan Panitia/Tim Revisi Alkitab Nias

Bertempat di Gedung gereja ONKP Kota Gunungsitoli, pada hari Jumat, 15 April 2016, diadakan pertemuan Pimpinan 4 Sinode Gereja di Nias, Panitia Revisi Alkitab Nias, dan Pimpinan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Perwakilan Medan. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka penggalangan dana untuk lanjutan revisi Alkitab Bahasa Nias (Soera Ni'amoni'ö). Penggalangan dana ini penting dilakukan karena dana yang ada sampai saat ini sangat tidak cukup untuk revisi lanjutan. Oleh karena itu, LAI meminta solusi/kerjasama pimpinan 4 sinode gereja di Nias untuk melakukan langkah bersama dalam penggalangan dana dimaksud.

Untuk dapat melanjutkan revisi Soera Ni'amoni'ö ini dibutuhkan dana sekitar Rp. 1,1 M, dan dukungan dana diharapkan datang melalui gereja-gereja di Nias dan juga melalui tokoh-tokoh Nias baik yang berada di Nias maupun yang berada di luar Nias seperti di Jakarta, Medan dan beberapa kota lainnya. Selain itu, Panitia revisi juga akan menjejaki kemungkinan penggalangan dana melalui dana hibah dari pemerintah di 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya di Pulau Nias, termasuk dana hibah dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementrian Agama. Sumber dana lainnya adalah melalui anggaran khusus dari Sinode-sinode gereja yang ada di Nias. Tahun 2015 misalnya, Sinode BNKP telah mulai memasukkan dukungan dana untuk Revisi Alkitab Nias ini dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Sinode (APBS) BNKP. Disepakati juga bahwa pengelolaan dana harus akuntabel dan transparan. Pengelolaan dana yang didapatkan dari beberapa sumber selain dana hibah diserahkan kepada LAI, sementara pengelolaan dana yang bersumber dari dana hibah diserahkan kepada Panitia Lokal untuk mempermudah dalam hal pertanggungjawaban kepada Pemda/Pemko setempat.

Revisi Soera Ni'amoni'ö sendiri dimulai pada tahun 2011, dan seharusnya sudah selesai pada tahun 2015 yang lalu, namun sampai sekarang baru menyelesaikan revisi sekitar 30 % saja. Oleh karena revisi dimaksud belum bisa diselesaikan tepat pada waktunya (tahun 2015), maka panitia revisi Alkitab Nias diberi penambahan waktu hingga tahun 2018. Namun, Pdt. Odödögö Larosa, M.Div, Sekretaris Umum Gereja AMIN yang juga hadir dalam pertemuan ini, dalam surat elektroniknya kepada Tim Website BNKP (28/04/2016) mengatakan bahwa revisi Soera Ni'amoni'ö tersebut diprediksikan baru bisa selesai pada tahun 2021.

Hadir dalam pertemuan ini Ephorus BNKP (Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbanua, M.Si) sekaligus sebagai Ketua Panitia Revisi Alkitab Nias, Sekretaris Umum BNKP (Pdt. Dorkas Orienti Daeli, M.Th), Ephorus ONKP (Pdt. Drs. Fatieli Gulo), Bishop Gereja AMIN (Pdt. Sarofati Gea, S.Th), Sekretaris Umum Gereja AMIN (Pdt. Odödögö Larosa, M.Div) sekaligus sebagai Sekretaris Panitia Revisi Alkitab Nias, Ephorus AFY (Pdt. Soziduhu Lombu), Pdt. Yanto Hura (AFY), Pdt. Nurcahaya Gea, M.Th (perevisi), Elia Mesrico (LAI, Konsultan Revisi Alkitab Nias), dan Ratna Harefa (Pjs. Kawil LAI Medan). [turiaBNKP]

Koleksi gambar untuk tulisan ini
Jenis tulisan:
Berita & Kegiatan
Ditulis oleh:
Pdt. Alokasih Gulo (Ama Ehowu)
Ditayangkan pada:
 
Dilihat
254 kali